Sabtu, 23 November 2019

Anatomi Sistem pernapasan

                       Sistem Pernapasan

  Sistem pernapasan adalah sistem organ yang digunakan untuk pertukuran gas yang digunakan untik membawa udara ke paru-paru dimana terjadi pertukaran gas.

   Organ pernapasan pada manusia antara lain :

1.Hidung
2.faring
3.Laring
4.Trakea 
5.Bronkus 
6.Bronkiolus
7.Paru-paru

    Disini saya akan menjelskan penggertian dan fungsi masing-masing organ pernapasan:
A.Hidung
     Adalah saluran udara yang pertama,mempunyai dua lubang yang di pisahkan oleh sekat hidung(septum nasal).

      Fungsi Hidup yaitu:
1.Saluran udara pernapasan 
2.Penyaringan (filtrasi),penghangatan
3.Penerima bau
4.Menyaring kotoran yang masuk

B.Faring
    Adalah tenggorokan atau kerongkongan yang merupakan bagian dari sistem pencernaan dan sistem pernapasan 
  
  Faring terbagi atas 3 bagian yaitu:
  • Nasofaring
  • Orofaring 
  • Laringofaring
C.laring
    Adalah pangkal tenggorokan berupa saluran udara terletak di depan faring sampai ketinggian vertebra servikalis dan masuk ke dalam trakea.
     Laring terdiri dari beberapa tulang rawan yaitu:
  • Kartilago trioid
  • Kartilago ariteanoid
  • Kartilago krikoid
  • Kartilago epiglottis
D.Trakea 
       Adalah batang tenggorokan lanjutan dari laring trakea terletak di depan saluran esofagus.fungsiya adalah menahan dan menggeluarkan kotoran agar tidak masuk paru-paru jika kotoran tersebut tidak mampu ditangkap oleh cairan dari laring.
E.Bronkus 
      Merupakan cabang trakea dan tersusun atas tulang-tulang rawan yang berbentuk cincin.Cabangnya ada dua yaitu kekanan menuju paru-paru kanan dan kekiri menuju paru-paru kiri.
fungsi bronkus ini sebagai tempat untuk masuknya udara ke paru-paru dan keluarnya udara dari paru-paru.
F.Bronkiolus
      cabang bronkus adalah bronkiolus.Bronkiolus adalah saluran halus,kecil,dan dingdingnya tipis.Bronkiolus rongganya ada silia dan tidak memiliki tulang rawan.
G.Alveolus
     Alveolus berjumlah sekitar 300 juta dalam paru paru.Alveolus diselubungi pembulu darah yang membentuk jaring.


    Proses system pernapasan pada manusia 
Udara masuk ke hidung dalam hidung terjadi penyaringan Udara oleh Silvia.Setelah itu masuk ke faring menuju laring setelah itu masuk ke trakea dan menuju lagi ke bronkus dan menggalir lagi ke bronkiolus  Udara berakhir di alveolus.

Jenis jenis pernapasan pada sistem manusia :
1.pernapasan dada
2.pernapasan perut 

   Gangguan pada sistem pernapasan yaitu:
  • Asma
  • peradangan
  • Hipoksia
  • Asidosis
  • Pneumonia







Sistem kardiovaskular

                      SISTEM KARDIOVASKULAR

  Sistem kardiovaskular adalah sebagai pekerja keras tubuh terus menerus bergerak untuk mendorong darah kel sel.
system ini terdiri organ penggerakan yang disebut jantung,dan sistem saluran yang terdiri dari arteri yang mengalirkan darah dari jantung,dan vena yang merugikan darah menuju jantung.

    JANTUNG
jantung adalah organ berotot yang mampu mendorong darah ke berbagai tubuh.jantung manusia berbentuk seperti kerucut dan berukuran sebesar kepalan tanggan,terletak pada di rongga dada sebelah kiri.

   Ada pun beberapa bagian jantung adalah :
a.bentuk serta ukuran jantungan 
b.ruang dalam jantung
c.katup katup jantung
d.komponen system induksi jantung

 Fungsi jantung 
1.Memompa darah melalui pembuluh darah
2.Memompa darah ke paru paru untuk menggambil oksigen
3.Membantu darah dari seluruh tubuh
4.Membantu membuang limba sisa metabolism 

    Disini saya akan menjelaskan sedikit tentang system peredaran darah di bagian jantung.
Darah itu masuk ke vena kava superior,dan inverior.Setelah sampai di situ darah akan menuju ke Atrium Destra Setelah sampai ke atrium destra darah tersebut menggalir menuju ke ventrikel destra yang di bawa oleh katub trikusvidalis.
Setelah sampai ke Arteri Pulmonaris darah di bawa ke paru paru.Di paru paru terjadi pertukaran CO2 Menjadi O2.
Darah yang kaya O2 di bawa oleh Venapulmonalis menuju ke Atrium Sinistra.Setelah sampai ke Atrium Sinistra darah di bawa ke Ventrikel Sinitra oleh Katub Bikusvidalis.Setalah sampai di situ akan di alirkan ke seluruh tubuh melalui Aorta Ascenden.

  Sekianlah tentang system kardiovaskular  yang telah saya buat jika ada kekurang tentang pembelajaran ini mohon teman teman memberikan komentar&saran.



Sistem Muskuloskeletal

       SISTEM MUSKULOSKELETAl


Muskulostal adalah sistem penting yang terdapat pada tubuh manusia.terdiri dari otot  dan tulang-tulang yang membentuk susunan kerangka (skelet).

              Tulang tersusun dari 3 jenis adalah 

 1. OSTEBLAS
       Berfugsi sebagai pembentukan tulang dengan mensekresakikan matrik tulang.
2. OSTEOSIT
     Berfungsi sebagai sel-sel dewasa yang bertindak sebagai pemeliharan fungsi tulang dan terletak pada ostean.
3. OSTEOKLAS 
     Berfungsi sebagai sel-sel besar berinti banyak memungkinkan mineral dan matriks  tulang dapat di absorpsi,penghancuran  dan remodeling tulang.

        Ada 3 Jenis otok yaitu :
1. otot polos
2. otot jantung dan 
3. otot karangka atau lurik

    PENGERTIAN OTOT

a Otot polos
       merupakan otot yang bekerja tanpa  kesadaran yang di pengaruhi sistem saraf.
b Otot jantung
         merupakan otot yang bekerja terus menerus tanpa adanya istirahat.
c Otot lurik 
            merupakan otot yang menempel di bagian rangka tubuh yang digunaka  pergerakan ketika otot bekerja di bawah kesaran 


        Fungsi Otot 
1. Otot dapat menghasilkan gerakan
2. Otok mampu mempertahankan postur
3. Otok mampu membangkitkan kehangatan 

      Ciri ciri Otot polos yaitu :

  •  Berbentuk seperti perahu 
  • Terletak pada bagian organ dalam
  • Pergerakan lambat dan mudah lelah
  • Di pengaruhi oleh saraf otonom

   Ciri ciri otot jantung yaitu : 

  • Berbentuk slindris 
  • memiliki sinsitium atau percabangan 
  • memiliki satu nucleus

   Ciri ciri otot lurik 
  • Melekat pada rangka 
  • Cepat dan mudah lelah
  • Nukleus yang berada di tepi 
              PENGERTIAN SENDI

Sendi adalah perhubungan antar tulang sehingga tulang dapat digerakan.

    Jenis jenis sendi berdasarkan arah gerakannya adalah :
 1. Sendi engsel
 2. sendi peluru 
 3. sendi putar 
 4. sendi geser
 5. sendi pelana 



Kamis, 07 November 2019

BIODATA

Syalom….
Terima kasih sudah berkunjung di blog ini
Di blog pertama ini saya memperkenalkan diri saya :

Nama  : Juli Sembiring
Tempat,tanggal lahir : Medan,06 juli 2001
Alamat  : Lau tawar Kec Tanah Pinem Kab Dairi Provinsi Sumatra Utara
Agama  : Kristen Protestan
Jenis kelaminan : Perempuan
Anak Ke : 2 Dari bersaudara
NO WA  : 081396174397
EMAIL : bidanjulicintakasih19@gmail.com
Alamat Fb : Julia Sembiring lhe tigan
Riwayat Pendidikan :
 1.SD NEGERI NO 030438 Tanah Pinem
 2.SMP N 2 Tanah Pinem
 3.SMA Swasta Katolik Budi Murni 2 Medan
 4.Stikes Santa Elisabeth Medan

 Nama Orang tua :
   Ayah  : M.Sembiring (ALM)
    Ibu    :U M Br Tarigan
Pekerjaan Orang Tua
    Ayah  : Wiraswata
     Ibu    :PNS (Bidan )

Status : Mahasiswa Santa Elisabeth Medan
Hobbi : Mendengarkan music dan shopphing
Makanan Kesukaan : Nasi Goreng,Bakso,dan Ayam Goreng
Minuman Kesukaan : Sop Buah,Fanta,dll.
Warna Kesukaan : Merah,Biru,Putih dan Kuning
Boneka Kesukaan : Doraemon dan Panda

Ciri-ciri pria idaman :
    1.Tinggi
   2.Hitam Manis
   3.Setia
   4.Pandai Bermain Gitar
   5. Bisa membawa kendaraan sepeda motor
   6..Menerima apa adanya
   7.Bersih
   8.Penyayang
   9.Tidak boros
   10.Suka Becanda

     Saya membuat Blog ini untuk berbagai ilmu tentang mengenai komunikasi,kesehatan ibu & anak
semoga di Blog saya ini kakak,abang&teman teman sekalian memberi komentar,saran dan dukungan agar Blog selanjutnya lebih baik lagi dan berjalan dengan lancar
   
   Sekian Dan Terima Kasih saya ucapkan
Tunggu Blog selanjutnya ya teman ku yang baik hati…...




Kelompok 6(Komunikasi Interpersonal)

KOMUNIKASI INTERFERSONAL

    Komunikasi Interpersonal diperlukan dalam rangka pemberian pelayana kesehatan yang menyangkut hubungan atau interaksi antara klien dengan perawat atau bidan.

Interaksi tersebut mempunyai sifat manusiawi dan memiliki ciri
khas. Interaksi itu berlandaskan komunikasi antar sesama manusia, baik dalam hubungan layanan kesehatan secara individual maupun
secara kelompok. Sementara itu, komunikasi yang terjadi antara seorang tenaga kesehatan dengan kliennya pada dasarnya adalah
komunikasi interpersonal.

Kemampuan dasar diperlukan dalammengawali, mengembangkan,  dan memelihara komunikasi interpersonal yang cukup akrab dan
produktif.

       Kemampuan tersebut terdiri atas unsur– unsur berikut :


1. Kemampuan untuk saling percaya
2. Kemampuan mengenal pikiran dan perasaan
3. Kemampuan saling mengutarakan serta
menangkap gagasan dan perasaan secara tepat
dan jelas

4. Kemampuan untuk saling membantu dalam
memecahkan masalah – masalah yang dihadapi dan saling memberikan dukungan
5. Kemampuan saling menjaga kelestarian komunikasi yang telah terjalin baik

6. Tujuan komKemampuan memecahkan masalah secara konstruktif yang timbul pada proses komunikasi berlangsung komunikasi interpersonal 
 
Tujuan komunikasi interpersonal dalam konseling bermacam – macam, diantaranya :

1 Mengungkapkan perhatian pada orang lain
      Dalam hal ini bidan berkomunikasi dengan cara menyapa, tersenyum, melambaikan tangan,membungkukan badan, dan menanyakan kabar kesehatan klien.

3. Menemukan dunia luar
  Dengan komunikasi ini, diperoleh kesempatan
untuk mendapatkan berbagai informasi yang actual. Misalnya saat bidan memberikan informasi tentang program keluarga berencana sehingga klien dapat mengambil keputusan yang tepat dalam mengikuti program KB.

4. Membangun dan memelihara hubungan yang
harmonis

Sebagai makhluk sosial, salah satu kebutuhan setiap orang yang paling dasar adalah membentuk dan memelihara hubungan baik dengan orang lain.

5 Mempengaruhi sikap dan tingkah laku

 Dalam prinsip komunikasi, ketika klien menerima pesan dan informasi, dengan demikian klien telah mendapatkan pengaruh dari proses komunikasi.
6. Menghilangkan kerugian akibat salah komunikasi
Komunikasi interpersonal dapat menghilangkan kerugian akibat salah komunikasi dan salah interprestasi yang terjadi antara bidan dan klien.Mengapa? Karena dengan komunikasi interpersonal
dapat dilakukan pendekatan secara langsung menjelaskan berbagai pesan yang rawan menimbulkan kesalahan interprestasi.
7. Memberikan bantuan
Dengan komunikasi interpersonal, maka bidan dapat memberikan bantuan kepada klien yang memerlukan bantuan dengan tujuan membantu klien memecahkan masalahnya.

                  A  Faktor penghambat komunikasi interpersonala
faktor individual
Orientasi cultural ( keterikatan budaya ) merupakan
faktor individual yang dibawa seseorang dalam

melakukan interaksi. 
Orientasi ini merupakan gabungan dari :

1.Faktor fisik – kepekaan panca indera, usia, gender
2.Sudut pandang – nilai – nilai
3.Faktor sosial – sejarah keluarga dan relasi, jaringan sosial, peran dalam masyarakat, status sosial, peransosial
4.Bahasa
B. Faktor – faktor yang berhubungan dengan interaksi
1.Tujuan dan harapan terhadap komunikasi
2.Sikap terhadap interaksi
3.Pembawaan diri seorang terhadap orang lain ( seperti
kehangatan, perhatian, dan dukungan )

4.Sejarah hubungan

  c. Faktor situasional
Percakapan dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, situasi
percakapan kesehatan antara bidan dan klien akan berbeda
dengan situasi percakapan antara polisi dengan pelanggar
lalu lintas.

d. Kompetensi dalam melakukan percakapan
Agar efektif, suatu interaksi harus menunjukan perilaku
kompeten dari kedua pihak. Keadaan yang dapat
menyebabkan putusnya komunikasi adalah :

Kegagalan menyampaikan informasi penting Perpindahan topik bicara yang tidak lancer Salah pengertian.

       Pengaruh pemahaman diri terhadap proses komunikasi
interpersonal

1. Pemahaman diri bertujuan untuk mengetahui dan
mengenal siapakah diri kita. Apakah persepsi anda dengan
orang lain terhadap diri sendiri sama, misalnya mungkin
anda merasa sudah ramah, namun menurut orang lain belum
tentu.

2. Pemahaman diri meliputi pengetahuan tentang siapa saya,
apa kelemahan saya, apa kelebihan saya, bagaimana
peasaan saya, apa keinginan saya, dan sebagainya.

3. Alasan lain pentingnya pemahaman diri adalah karena
bidan bekerja berhadapan dengan berbagaiAtraksi dalam komunikasi interpersonal

Atraksi interpersonal adalah kesukaan pada orang lain, sikap
positif dan daya tarik seseorang. Adanya daya tarik ini membentuk rasa suka. Rasa suka pada seseorang umumnya membuat orang yang kita sukai menjadi signifikan bagi kita.
        Adapun faktor – faktor yang mempengaruhi daya tarik seseorang dengan orang lain adalah :
1. Faktor – faktor personal
Kesamaan karakteristik personal; cognitive consistency theory dari
Fritz Heider mengemukakan bahwa orang cenderung memiliki sikap yang sama dengan orang yang disukai.

  • Tekanan emosional ( stress )
  • Harga diri yang rendah
  • Isolasi sosial pengalaman dan
  • kondisi biologis, psikologis dan sosiologis dari kliennya.
2. Faktor – faktor situasional
  •  Daya tarik fisik
  • Ganjaran ( reward )
  • Familiarity
  • Kedekatan ( closeness )
  • Kemampuan
       Dalam hubungan dengan atraksi interpersonal ini ada 4 (
empat ) teori “ liking “ yHubungan interpersonal
Hakikat dari hubungan interpersonal adalah bahwa
ketika berkomunikasi, kita bukan hanya menyampaikan isi
pesan, tetapi juga menentukan kadar hubungan
interpersonal. Jadi, kita bukan sekedar menentukan isi tetapi
juga relationship. Pandangan ini merupakan hal baru dan
untuk menunjukan hubungan pesan komunikan ini disebut
sebagai komunikasi.


          Hubungan interpersonal
Hakikat dari hubungan interpersonal adalah bahwa
ketika berkomunikasi, kita bukan hanya menyampaikan isi
pesan, tetapi juga menentukan kadar hubungan
interpersonal. Jadi, kita bukan sekedar menentukan isi tetapi
juga relationship. Pandangan ini merupakan hal baru dan
untuk menunjukan hubungan pesan komunikan ini disebut
sebagai metakomunikasi.

Hubungan interpersonal terbentuk ketika proses
pengolahan pesan ( baik verbal maupun non verbal ) secara
timbal balik terjadi, dan hal ini dinamakan komunikasi
interpersonal. Ketika hubungan interpersonal tumbuh, terjadi
pula kesepakatan tentang aturan berkomunikasi antara para
partisipan yang terlibat.


  


KOMUNIKASI DALAM KELOMPOK (KELOMPOK 5)

                        A.  PENGERTIAN KELOMPOK

Menurut homan(1950) agar setiap kelompok dapat bertahan hidup,tumbuh dan berkembang,maka ia harus mempunyai tipe-tipe aktivitas yang pasti dan harus dapat menjaga “sentiment anggota atas kelompok” atau perasaan keanggotaan atas kelompok.

Menurut simon(1957)Mengatakan bahwa kelompok adalah dua orang atau lebih yang berinteraksi satu sama lain untuk satu tujuan tertentu dan samasama memiliki sedikit nya satu tujuan. 

 Kelompok adalah sekumpulan orang yang mempunyai tujuan bersama yang berinteraksi satu sma lain untuk mencapai tujuan bersama,mengenal satu sama lain,dan memandang mereka sebagai bagian dari kelompok tersebut.kelompok ini misalnya adalah keluarga,kelompok diskusi,kelompok pemecahan masalahan,atau suatu komite yang tengah berapat untuk mengambil suatu keputusan.

    
             B. MANFAAT KEGIATAN KELOMPOK

Kegiatan kelompok di gunakan untuk saling bertukar informasi,menambah pengetahuan,memperteguh dan mengubah sikap dan prilaku.kelompok menjadi kerangka rujukan dalam berkomunikasi untuk membentuk dan melaksanakan suatu kegiatan.
berikut ini adalah manfaat dari kegiatan kelompok :

- Memenuhi kebutuhan sosial
- Membentuk konsep diri
- Memberi atau menerima dukungan dan bantuan
- Berbagi dengan orang lain
- Menambah wawasan
- Menambah rasa solidaritas antar anggota kelompok

- saling menghargai satu sama lagi 

   klasifikasi kelompok

    jadi klasifikasi kelompok itu saling menghargai satu sama lain,tidak boleh membeda bedakan teman.
karna gabungan kelompok itu saling melengkapi.
Kan kerja sama.
Sedangkan kelompok sekunder adalah kelompok yang anggota-anggotanya berhubungan tidak akrab,tidak personal,dan tidak menyentuh hati kita.
kelompok
ini di bedakan berdasarkan karakteristik komunikasinya,
sebagai
berikut :
-kualitas komunikasi pada kelompok primer bersifat dalam dan luas
Dalam artinya menembus kepribadian kita yang paling tersembunyi, menyingkap unsur-unsur backstage (prilaku yang kita tampak kan dalam suasana privat saja).
Luas artinya,sedikit sekali kendala yang menentukan tantangan dan cara berkomunikasi.
Sedangkan pada kelompok sekunder komunikasi bersifat dangkal dan terbatas
-  komunikasi kelompok primer lebih menekankan aspek hubungan dari pada aspek isi,sedangkan kelompok sekunder adalah sebaliknya

KEL 4 (PENGAMBILAN KEPUTUSAN )

PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM KLIEN 

PENGERTIAN KLIEN
            Klien atau pelanggan ( customer ) adalah orang yang akan mendefinisikan hasil dari proses yang diberikan ( puas/tidak puas ) .
Menurut Vincent, pelanggan adalah semua orang yang menuntut kita atau perusahaan kita untuk memenuhi suatu standar kualitas tertentu dan karena itu akan memberi pengaruh pada kinerja staff atau perusahaan.
Pelanggan dalam pelayanan kebidanan adalah orang yang langsung menerima jasa pelayanan yang diberikan dan menikmati pelayanan atau asuhan yang diberikan.
            Vincent dalam bukunya Total Quality Management, memberi beberapa definisi tentang pelanggan atau klien yaitu pelanggan adalah orang yang tidak bergantung pada kita, tetapi kita bergantung kepadanya, pelanggan adalah orang yang membawa kita kepada keinginannya dan pelanggan adalah orang teramat penting yang harus dipuaskan


TIPE-TIPE PELANGGAN DALAM PELAYANAN KEBIDANAN
            Pelanggan dalam pelayanan kebidanan dibedakan atas 3 tipe yaitu :
1.      Pelanggan yang menerima asuhan: bayi, balita, remaja putri, ibu.
2.      Pelanggan pengguna pelayanan kebidanan.
Secara sederhana pelanggan dalam pelayanan kebidanan dapat dikelompokkan menjadi dua:
a.       Pelanggan eksternal ( bayi, balita, remaja, ibu, yang membayar asuhan yang diberikan).
b.      Pelanggan internal ( bidan, dokter, dan tenaga kesehatan lainnya, serta tenaga yang terlibat dalam pemberian asuhan atau pelayanan secara langsung).
3.      Pelanggan yang membayar pelayanan kebidanan atas nama klien:
a.       Instansi kesehatan berwenang ( jamsostek/askes).
b.      Praktisi umum.

STRATEGI MEMBANTU KLIEN DALAM PENGAMBILAN
       KEPUTUSAN
            Melakukan strategi membantu klien dalam pengambilan keputusan:
            Setiap keputusan yang bersifat kompleks, terdapat banyak faktor dan persasaan
            Tercakup didalamnya.
1.      Ada 4 strategi yang dapat membantu klien membuat keputusan:
a.       Membantu klien meninjau kemungkinan pilihannya
b.      Membantu klien dalam mempertimbangkan keputusan pilihan
c.       Membantu klien mengevaluasi pilihan
d.      Membantu klien menyusun rencana kerja
2.      3 K dalam pembuatan keputusan yang baik
a.       Langkah pertama
Identifikasi kondisi yang dihadapi oleh klien
b.      Langkah kedua
Susunlah daftar kehendak atau pilihan keputusan
c.       Langkah ketiga
Untuk setiap pilihan buatlah daftar konsekuensinya baik yang positif maupun yang negatifnya
3.      Tahapan ini merupakan inti dari proses konseling
a.       Konselor membantu klien memahami permasalahnnya
b.      Konselor membantu memberikan alternatif pemecahan masalah
c.       Konselor membantu klien memilih alternatif pemecahan masalah dengan segala konsekuensinya

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN
       KEPUTUSAN
1.      Fisik
Didasarkan pada rasa yang dialami tubuh,seperti: rasa sakit, tidak nyaman, atau nikmat. Ada kecenderungan menghadirkan tingkah laku yang menimbulkan rasa tidak senang; atau sebaliknya memilih tingkahlaku yang meberikan kesenangan.
2.      Emosional
Didasarkan pada perasaan atau sikap. Orang akan bereaksi pada situasi secara subjektif.
3.      Rasional
Didasarkan pada pengetahuan. Orang-orang mendapatkan informasi, memahmi situasi dan berbagai konsekuensinya.
4.      Praktikal
Didasarkan pada keterampilan individual dan kemampuan melaksanakannya. Seorang akan menilai potensi diri dan kepercayaan dirinya melalui kemampuan dalam bertindak.
5.      Interpersonal
Didasarkan pada pengaruh jaringan-jaringan sosial yang ada. Hubungan antar satu orang ke orang lainnya dapat mempengaruhi tindakan individual.
6.      Struktural
Didasarkan pada lingkup sosial, ekonomi dan politik, lingkungan mungkin memberikan hasil yang mendukung atau mengkritik suatu tingkah laku tertentu.

TIPE-TIPE/JENIS-JENIS PENGAMBILA  KEPUTUSAN
1.      Pengambilan keputusan untuk tidak berbuat apa-apa karena ketidak sanggupan atau merasa tidak sanggup
2.      Pengambilan keputusan intuitif, sifatnya; langsung diputuskan, karena keputusan tersebut diraakan paling tepat.
3.      Pengambilan keputusan yang terpaksa,karna segera dilaksanakan.
4.      Pengambilan keputusan yang reaktif. Sering kali dilakukan dalam situasi marah dan tergesa-gesa.
5.      Pengambilan keputusan yang ditangguhkan, dialihkan pada orang lain yang bertanggungjawab.
6.      Pengambilan keputusan secara berhati-hati: dipikirkan baik-baik, mempertimbangkan berbagai pilihan.
Tegaskan bahwa bidan bertujuan membantu klien dengan berhati-hati, bijaksana,serta mengambil keputusan yang didasarkan pada pengetahuan, fakta dan juga mempertimbangkan semua pilihan.

 PEMBERIAN INFORMASI EFEKTIF DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN
Pemberian informasi dilakukan setelah mendengarkan dengan aktif masalah klien dan pertanyaan klien tentang informasi. Konseling bukan proses pemberian informasi, tetapi dalam proses konseling mengandung unsur-unsur pemberian informasi konselor memperoleh data atau informasi tentang keadaan dan kebutuhan klien dan informasi yang diberikan sesuai kondisi dan kebutuhan klien.
Pemberian informasi efektif, bila :
1.      Informasi yang diberikan spesifik, dapat membantu klien dalam mebuat keputusan
2.      Informasi disesuaikan dengan situasi klien, dan mudah dimengerti
3.      Diberikan dengan memperhatikan hal-hal berikut:
a.       Singkat, dan tepat ( pilih hal-hal penting yang perlu diingat klien )
b.      Menggunakan bahasa sederhana
c.       Gunakan alat bantu visual sewaktu menjelaskan
d.      Memberikan kesempatan klien bertanya dan minta klien mengulang hal-hal penting yang perlu diingat .


UPAYA MENGATASI KESULITAN PADA KLIEN
Tiap individu harus paham akan dirinya. Dengan pemahaman terhadap diri maka kita akan bisa mengatasi kesulitan-kesulitan yang terjadi saat komunikasi yang berasal dari komunikator atau bidan sendiri. Adapun untuk memperlancar komunikasi/konseling persiapan materi, bahan, alat yang bisa mempermudah penerimaan klien terhadap apa yang akan kita sampaikan perlu dipersiapkan sebelumnya. Sebagai seorang bidan kita harus menguasai ilmu komunikasi sehingga dapat melakukan konseling dengan baik pada semua klien dengan bermacam karakter dan keterbatasan mereka.

Beberapa pakar mengemukakan bahwa kearifan merupakan dasar kepribadian konselor efektif. Kearifan merupakan konsep lama dan lintas kultural, sebagai suatu perangkat ciri-ciri kongnitif dan afektif tertentu yang secara langsung pada keterampilan dan pemahaman hidup. Karakteristik kearifan meliputi : aspek efektif dan kesadaran yang meliputi empati, kepeduliaan, pengenalan rasa, deotomatisasi ( menolak kecenderungan kebiasaan, perilaku dan pola berfikir otomatik, menekankan kesadaran tindakan dan pilihan yang bertanggungjawab), aspek kongnitif meliputi penalaran dialetik ( mengenal konteks, situasi, berorientasi pada perubahan yang bermanfaat ) dll.


Deteksi dini Pada Kasus Kejang Tetanus Neonatorum Pada BBL

     Deteksi dini Pada Kasus Kejang Tetanus Neonatorum Pada BBL 1. Pengertian      Kejang pada bayi baru lahir adalah kejang yang terjadi ...